BIDANG BIOLOGI
Jaringan Angkut
jaringan angkut pada tumbuhan itu terdiri dari xilem dan floem, fungsi dari xilem adalah sebagai jaringan pengangkut air, sementara floem berfungsi sebagai jaringan pengangkut makanan, xilem dan floem ini dibentuk oleh suatu sel yang sama, yaitu sel meristem.
Xilem terdiri dari beberapa bagian, yaitu trakeida, elemen pembuluh, serabut, dan sel parenkim. sel trakeida dewasa merupakan sel memanjang dengan dinding tebal, pada bagian dinding terdapat tempat yang tipis yang dapat dilalui air dengan mudah. elemen pembuluh sama halnya dengan trakeida, tetapi bagian ujungnya terdapat lubang ke arah vertikal, susunan elemen pembuluh disebut juga trakea. serabut merupakan sel yang memanjang dan berdinding tebal, berfungsi sebagai penguat jaringan. dan sel parenkim merupakan jaringan pengisi yang berfungsi sebagai penyimpan makanan.
Floem terdiri dari sel tapisan, sel pengiring, serabut dan sel parenkim. sel tapisan tersusun atas sel hidup yang tersusun vertikal yang berfungsi sebagai pengangkut bahan organik. sel tapisan dan sel pengiring tersusun atas sel meristem yang sama. sel meristem membelah secara longitudinal sehingga menghasilkan sel-sel dengan ukuran yang berbeda, sel berukuran lebih besar akan menjadi tapisan dan sel yang lebih kecil akan menjadi sel pengiring. sel pengiring akan menempel pada sel tapisan
demikian penjelasan seputar jaringan angkut pada tumbuhan, semoga bisa berbagi ilmu kembali di lain waktu
Sumber: Sri Mulyani E.S, Anatomi Tumbuhan, 2006, Kanisius, Yogyakarta.
Jaringan Angkut
jaringan angkut pada tumbuhan itu terdiri dari xilem dan floem, fungsi dari xilem adalah sebagai jaringan pengangkut air, sementara floem berfungsi sebagai jaringan pengangkut makanan, xilem dan floem ini dibentuk oleh suatu sel yang sama, yaitu sel meristem.
Xilem terdiri dari beberapa bagian, yaitu trakeida, elemen pembuluh, serabut, dan sel parenkim. sel trakeida dewasa merupakan sel memanjang dengan dinding tebal, pada bagian dinding terdapat tempat yang tipis yang dapat dilalui air dengan mudah. elemen pembuluh sama halnya dengan trakeida, tetapi bagian ujungnya terdapat lubang ke arah vertikal, susunan elemen pembuluh disebut juga trakea. serabut merupakan sel yang memanjang dan berdinding tebal, berfungsi sebagai penguat jaringan. dan sel parenkim merupakan jaringan pengisi yang berfungsi sebagai penyimpan makanan.
Floem terdiri dari sel tapisan, sel pengiring, serabut dan sel parenkim. sel tapisan tersusun atas sel hidup yang tersusun vertikal yang berfungsi sebagai pengangkut bahan organik. sel tapisan dan sel pengiring tersusun atas sel meristem yang sama. sel meristem membelah secara longitudinal sehingga menghasilkan sel-sel dengan ukuran yang berbeda, sel berukuran lebih besar akan menjadi tapisan dan sel yang lebih kecil akan menjadi sel pengiring. sel pengiring akan menempel pada sel tapisan
demikian penjelasan seputar jaringan angkut pada tumbuhan, semoga bisa berbagi ilmu kembali di lain waktu
Sumber: Sri Mulyani E.S, Anatomi Tumbuhan, 2006, Kanisius, Yogyakarta.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar