Sabtu, 15 Maret 2014

Daftar Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

Bidang Kimia

Secara umum seluruh bahan kimia yang tersedia di laboratorium adalah berbahaya, di samping manfaat yang besar pada penggunaannya. akan tetapi, selanjutnya secara khusus disebut berbahaya apabila bahan kimia tersebut memiliki salah satu atau beberapa sifat berikut: beracun, iritatif/korosit, mudah terbakar(flammable), eksplosif, oksidatif, reaktif terhadap air, udara atau bahan tertentu, radioaktif, dan bahan-bbahan yang disimpan dan/atau mengalami tekanan tinggi.
beberapa bahan kimia bersifat karsinogenik (baik yang diketahui ataupun yang diduga). beberapa bahan lain memiliki sifat teratogenik (memiliki pengaruh pada kehamilan yan gdapat merusak embrio, fetus atau kerusakan yang diturunkan). bajan kimia mutagenik yang memiliki akibat permanen dan dapat diturunkan secara genik
berikut bahan kimia yang bersifat karsinogenik :
Akrilonitril
2-asetilamin
4-aminobiofenil
arsen
asbestos
benzena
benzidin
N,N-bis(dikloroetil)-2-naftilamin(kloranafezin)
Bis-klorometil eter dan garam-garamnya dan klorometil eter (GR)
Klorambusil
Cr dan beberapa senyawa dari Krom
Emisil kokain dari oven
Siklofosfamid
1,2-dibromo-3-kloropropana(DBCP)
Dietilstilbestol(DES)
4-dimetilaminoazobenzena
Etilenimin
Melfalan
Metil Klorometil Eter
Gas mustard
Vinilklorid
torium dioksida
naftilamin
4-nitrosodimetilamin
tar dan minyak-minyak mineral (termasuk kreosol, shale, dan cutting oil)


Bahan-bahan yang diduga memiliki efek mutagenik atau teratogenik, seperti:
Anilin
Benzena
Karbondisulfida
Dimetil formamid (DMF)
Dimetil Sulfoksida(DMSO)
Estradiol
Senyawaan timbal
Mercury
Nitrous oxide
Nitrobenzena
Fenol
Bifenil terpoliklorinasi dan terpolibrominasi
Vinil klorida
Silena

Sumber :Didik Setiyo Widodo dkk, Kimia Analisis Kuantitatif, Graha ilmu, 2010, Yogyakarta.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar