Selasa, 25 Maret 2014

Kelarutan yang khas dari senyawa-senyawa ionik dalam air


KIMIA
1.     Semua logam alkali (IA) dapat larut.
2.     Semua senyawa ammonium (NH4-) dapat larut.
3.     Semua senyawa nitrat (NO3-), klorat (ClO3-), dan perklorat (ClO4-) dapat larut.
4.     Sebagian besar senyawa hidroksida (OH-) tidak dapat larut, pengecualian untuk logam alkali dan barium hidroksida [(Ba(OH)2] dapat larut, senyawa kalsium hidroksida [(Ca(OH)2]  sedikit larut.
5.     Sebagian besar karbonat (CO32-), fosfat (PO43-), dan sulfida (S2-) tidak dapat larut, pengecualian untuk senyawa ion logam alkali dan amonium.
6.     Sebagian besar senyawa klorida (Cl-), bromida (Br-), dan Iodida (I-) dapat larut, pengecualian untuk senyawa-senyawa yang mengandung Ag+, Hg22+, dan Pb2+ tidak dapat larut.
7.     Sebagian besar senyawa sulfat (SO42-) dapat larut, kalsium sulfat (CaSO4) dan perak sulfat (AgSO4) sedikit larut, dan barium sulfat (BaSO4), merkuri(II) sulfat (HgSO4), timbal sulfat (PbSO4) tidak dapat larut.

Minggu, 16 Maret 2014

7 Kartu Ajaib

7 KARTU AJAIB

MATEMATIKA

Sekadar Selingan, Khususnya bagi orang tua yang memiliki anak yang sedang belajar berhitung. Permainan menarik, bisa menebak bilangan yang dipikirkan orang lain. Cara bermain:
1. Mintalah temanmu memikirkan sebuah bilangan dari 1 hingga 100 dan minta dia untuk merahasiakannya.
2. Tunjukkan ke tujuh kartu kepadanya satu persatu dan tanyakan apakah bilangan yg ia pikirkan ada dalam kartu-kartu ini.
3. Kumpulkan kartu-kartu yang ia katakan mempunyai bilangan yang ia pikirkan.
4. Jumlahkan bilangan yang terdapat di pojok kiri atas dari kartu-kartu tadi. Itulah bilangan yang dipikirkan oleh kawanmu! Silakan coba!

sumber: galileotoeinstein


Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN)

KIMA FISIKA


Rahasia untu mengendalikan raksi berantai adalah dengan mengendalikan neutron. Jika neutron dapat dikendalikan, energy yang dilepaskan dapat dikendalikan. Itulah yang dilakukan oleh para ilmuwan pada pembangkit listrik tenaga nuklir.
Dalam beberapa hal, pembangkit listrik tenaga nuklir sama dengan pembangkit listrik konvensional yang menggunakan bahan bakar fosil. Pada jenis pembangkit listrik ini, bahan bakar fosil (batu bara, minyak, gas alam) dibakar, dan panasnya digunakan untuk mendidihkan air yang digunakan untuk membuat uap air. Uap airnya kemudian digunakan untuk menggerakan turbin yang disambungkan ke generator  yang menghasilkan listrik.
Perbedaan nyata antara pembangkit listrik konvensional dan nuklir adalah PLTN menghasilkan panasnya melalui reaksi berantai pemecah inti.

Bagaimana pembangkit listrik tenaga nuklir menghasilkan listrik ?
Banyak orang percaya bahwa konsep dibalik PLTN amat sangat rumit. Ini bukanlah hal yang sebenarnya. PLTN sangat serupa dengan pembangkit listrik bahan bakar fosil yang konvensional.
Isotop yang dipecah dimasukan ke dalam batang bahan bakar didalam pusat reactor. Semua batang bahan bakar bersama-sama membangun massa kritis. Batang-batang pengendali, umumnya terbuat dari boron dan cadmium, berada di pusatnya dan semuanya berfungsi seperti bahan berpori neutron untuk mengendalikan laju peluruhan radioaktif. Operator dapat menghentikan reaksi berantai ini secara sempurna dengan menekan batang-batang pengendali dari semua arah perjalanan ke dalam pusat reactor, di mana semua neutron dapat diserap. Operator kemudian dapat mengurangi batang pengendali dengan cara menariknya setiap waktu untuk menghasilkan sejumlah panas yang diinginkan.
Cairan (air atau kadang-kadang natrium cair) dialirkan melalui pusat reaktordan panas yang dihasilkan oleh reaksi berantai dapat diserap. Cairan ini kemudian mengalir dalam generator penghasil uap air, untuk menghasilkan uap air. Uap air ini kemudian dialirkan melalui turbin uap air yang terhubung pada generator listrik. Uap air terkondensasi dan didaur ulang melalui generator uap air. Cara ini membentuk system tertutup sehingga tidak ada air atau uap air yang dilepaskan, semuanya didaur ulang.
Cairan yang mengalir dari pusat reactor juga merupakan bagian dari system tertutup. System tertutup ini membantu meyakinkan bahwa tidak terjadi pencemaran di  udara atau air. Tetapi kadang-kadang tetap ada saja permasalahan yang muncul.

Oh, begitu banyak masalah
Di Amerika terdapat kira-kira 100 reaktor nuklir yang menghasilkan sekitar 20% kebutuhan listrik Negara. Di Prancis, hampir 80% listrik Negara dihasilkan melalui pemecahan inti. PLTN jelas mempunyai banyak keuntungan. Tidak ada bahan bakar fosil yang dibakar (menghemat bahan bakar fosil) dan tidak ada produk hasil pembakaran seperti karbon dioksida, dan lain-lainnya yang dapat mencemari udara dan air. Tetapi ada beberapa masalah yang berhubungan dengan PLTN.
Satu hal adalah biaya. Pembangunan dan pengoperasian PLTN sangat mahal. Listrik yang dihasilakn dari tenaga nuklir harganya dua kali lebih mahal daripada listri yang dihasilkan melalui pembangkit listrik bahan bakar atau hidroelektrik. Masalah lainnya adalah ketersediaan uranium-235 yang dapat dipecah sangat terbatas. Dari semua uranium yang terjadi di alam, hanya kira-kira 0,75 persennya merupakan U-235. Sebagian besar merupakan U-238 yang tidak dapat dipecah. Berdasarkan pada pemakaiannya sampai saat ini, kita akan kehabisan U-235 alami dalam waktu kurang dari 100 tahun. Sedikit tambahan waktu mungkin dapat diperoleh dengan adanya reactor pembibitan. Tetapi ada keterbatasan jumlah bahan bakar nukir yang tersedia di alam, sama seperti halnya dengan keterbatasan jumlah bahan bakar fosil.
Namun, dua masalah utama yang berhubungan dengan pembangkit listrik tenaga pemecah inti adalah kecelakaan (keamanan) dan pembuangan limbah nuklir.


sumber: Jhon T.Moore Ed. D, Kimia for dummies, 2007, Pakar Raya, Bandung.


Hujan Asam

KIMIA


Air hujan secara alami bersifat asam dengan pH kurang dari 7 sebagai akibat dar larutnya karbon dioksida pada kelembapan atmosfer dan membentuk asam karbonat. Interaksi ini menyebabkan air hujan mempunyai pH sekitar 5,6. Istilah hujan asam atau pengendapan asam digunakan untuk menjelaskan situasi saat hujan mempunyai pH yang jauh lebih kecil daripada yang dapat dijelaskan oleh pelarut karbon dioksida sederhana. Secara khusus, hujan asam terbentuk bila pencemar tertentu di atmosfer, terutama oksida nitrogen sebagai hujan dengan nilai pH yang rendah.
                Oksida nitrogen (NO,NO2, dan seterusnya) dihasilkan secara alami saat teradi sambaran petir di atmosfer. Ini merupakan salah satu cara bagi alam untuk mengikat nitrogen atau membuatnya dalam bentuk yang dapat digunakan oleh tumbuhan. Namun manusia menambahkan nitrogen oksida dengan jumlah yang sangat besar ke atmosfer melalui penggunaaan kendaraan bermotor. Mesin pembakaran dalam mereaksikan hidrokarbon bensin dengan oksigen ke udara, menghasilkan karbon dioksida (dan karbon monoksida) dan air. Tetapi yang ada di udara (sekitar 78% udara berisi nitrogen) akan bereaksi juga dengan oksigen pada suhu tinggi yang ada didalam mesin. Hal ini dapat menghasilkan oksida nitrat (NO) yang kemudian akan dibebaskan ke atmosfer.
                N2(g) + O2 (g) à 2NO (g)
Saat NO memasuki atmosfer, gas ini akan bereaksi dengan gas oksigen yang ada untuk menghasilkan nitrogen dioksida (NO2).
                2NO(g) + O2 (g) à 2NO2(g)
Nitrogen dioksida ini kemudian bereaksi dengan uap air di atmosfer untuk membentuk asam nitrat dan asam ternitrogenasi:
                2NO2 (g) + H2O (g) à HNO3 (aq) + HNO2 (aq)
Larutan asam encer ini akan jatuh sebagai hujan dengan nilai pH yang rendah, umumnya dalam kisaran 4,0 sampai 4,5.
Banyaknya  hujan asam di bagian timur Amerika Serikat disebabkan oleh oksida nitrogen, tetapi hujan asam di bagian tengah-barat dan barat sebagian besar disebabkan oleh oksida belerang yang utamanya dihasilkan dari pembangkit listrik dan pembakaran batu bara dan minyak. Senyawa-senyawa yang mengandung belerang terdapat sebagai bahan asing pada batu bara dan minyak, menghasilkan gas belerang dioksida (SO2). Beberapa juta ton SO­2 dilepaskan ke atmosfer setiap tahun dari sumber pembangkit tenaga listrik. SO­2 bereaksi dengan uap air di atmosfer menghasilkan asam sulfit (H2SO3) dan oksigen di atmosfer menghasilkan belerang trioksida (SO3):
                SO­2 (g) + H2O (g) à H2SO3(aq)
                2 SO­2 (g) + O2 (g) à 2 SO3 (g)
Belerang trioksida ini kemudian bereaksi dengan kelembapan di atmosfer menghasilkan asam sulfat (H2SO) yang sama dengan asam yang ada di dalam baterai kendaraan (aki):
SO3 (g) +  H2O (g) à H2SO (aq)
Jadi asam sulfit dan asam sulfat yang larut dalam air hujan membentuk hujan asam yang jatuh ke bumi. Adakah diantara kalian yang mau mandi dengan air aki ?
Asam yang terbentuk di atmosfer dapat menempuh beberapa ratuan mil sebelum jatuh ke bumi sebagai hujan asam dan meninggalkan tandanya baik pada benda hidup maupun benda mati. Asam dalam hujan bereaksi dengan besi pada bangunan dan kendaraan bermotor menyebabkan terjadinya karat. Asam juga merusak detail kaya seni halus saat bereaksi dengan patung marmer dan bangunan dari batu kapur yang membentuk senyawa larut yang dapat hilang.
Bukanlah suatu hal yang mengejutkan bahwa hujan asam mempunyai pengaruh yang buruk terhadap tumbuhan. Hujan asam telah diketahui sebagai penyebab utama atas matinya beberapa pohon dan bahkan seluruh hutan. Meskipun pepohonan tersebut tidak mati dengan segera oleh hujan asam, kadang-kadang hutan akan tumbuh lebih lambat karena adanya pengaruh ini. Pertumbuhan dapat diperlambat dengan lepasnya alumunium  dari tanah yang dapat menganggu penyerapan zat hara atau diperlambat oleh bakteri yang ada di dalam tanah.

sumber: Jhon T.Moore Ed. D, Kimia for dummies, 2007, Pakar Raya, Bandung.


                

Sabtu, 15 Maret 2014

Berapa Harga diri anda



KIMIA
Secara stoikiometri tubuh manusia terdiri atas 6 unsur utama, 5 unsur major, dan 18 unsur minor, yang merupakan 29 unsur esensial bagi kehidupan manusia. dari keenam unsur utama dapat ditulis rumus kimia tubuh manusia, yaitu:
C105H609O256N25Ca2P2S
Unsur-unsur ini dapat dibeli di toko kimia. Harga unsur-unsur yang diperlukan untuk membuat seorang manusia dewasa menurut Prof. Champbell sebesar 4,02 dolar. senyawa yang terdapat di semua sistem kehidupan seperti asam amino (protein) 59% berat, karbohidrat dan derivatnya 19% berat, lipid 5% berat, pirimuden dan derivatnya (DNA dan RNA) 7% berat, vitamin, koenzim dan berbagai senyawa seperti air, asam fosfat, dan lainnya.
Tubuh manusia bagaikan laboratorium kimia. ahli-ahli kimia sintesis hanya dengan bahan baku seharga 4,02 dolar menghasilkan senyawa-senyawa seharga kurangnya 50 miliar rupiah, belum termasuk ongkos buat. Ilmu kimia meningkatkan harga diri anda.

Unsur Utama:
H (jumlah atomnya) 6.090.000
O (jumlah atomnya) 2.560.000
C (jumlah atomnya) 1.050.000
N (jumlah atomnya) 247.000
P (jumlah atomnya) 18.000
S (jumlah atomnya) 6.000
Jumlah unsurnya : 9.971.000

Unsur mayor sebagai ion:
Ca (jumlah atomnya) 22.400
K (jumlah atomnya) 2.700
Na (jumlah atomnya) 1.800
Cl (jumlah atomnya) 1.200
Mg (jumlah atomnya) 600
Jumlah unsurnya : 28.700

Unsur minor:
F (jumlah atomnya) 80
Fe (jumlah atomnya) 57
Zn (jumlah atomnya) 20
Rb (jumlah atomnya) 6
Al (jumlah atomnya) 3
Br (jumlah atomnya) 2
Cu (jumlah atomnya) 2
Cr (jumlah atomnya) 1
I (jumlah atomnya) 1
Pb (jumlah atomnya) 1
Mn (jumlah atomnya) 1
Mo (jumlah atomnya) 1
Ni (jumlah atomnya) 1
Se (jumlah atomnya) 1
Si (jumlah atomnya) 1
Sn (jumlah atomnya) 1
V (jumlah atomnya) 1
Co (jumlah atomnya) 0,1
Jumlah unsurnya : 180


Sumber: Drs. Hiskia Achmad, Kambing Yang Cerdas, 2013, Nuansa Cendikia, Bandung.

Gelombang Elektromagnetik

Bidang Fisika
Seputar Gelombang Elektromagnet


Gelombang Elektromagnetik

Anda pasti pernah mendengar tentang gelombang elektromagnetik, Gelombang elektromagnetik adalah gelombang transversal yang terdiri dari osilasi medan listrik dan medan magnet, gelombang ini memiliki rentang frekuensi yang lenar, dapad bergerak dalam kebanyakan medium, termasuk juga ruang hampa, dan saat diserap gelombang ini dapat menyebabkan kenaikan suhu (lihat radiasi inframerah). Gelombang radio dan sinar-X terpancarkan saat elektron-elektron bebas dipercepat atau di perlambat, misalnya sebagai akibat tumbukan. Semua jenis gelombang elektromagnet yang lain terjadi saat molekul-molekul mengubah keadaan energi dan terjadi dalam bentuk pulsa-pulsa yang biasa disebut foton, bukan sebagai aliran energi yang kontinu. Untuk panjang gelombang dan frekuensi dari jenis-jenis gelombang yang berbeda (spektrum elektromagnetik).

1. Sinar Gamma
Gelombang elektromagnet yang dipancarkan oleh zat radioaktif. sinar gamma berada pada pita geombang yang sama dan mempunyai sifat yang sama seperti sinar-X, tetapi dihasilkan dengan cara yang berbeda dan berada pada ujung teratas pita energi.

2. Sinar-X
Gelombang elektromagnet yang dapat mengionisasi gas yang dilewatinya, menyebabkan fosforesensi dan menimbulkan perubahan kimiawi pada plat fotografi. Sinar-X dihasilkan dalam tabung Sinar-X dan mempunyai banyak penerapan.

3. Radiasi Ultraviolet (UV)
gelombang eletromagnetik yang dihasilkan, sebagai contoh, saat arus listrik dialirkan pada gas terionisasi di antara kedua elektroda. gelombang ini juga dipancarkan oleh matahari, tetapi hanya sebagian kecil yang mencapai permukaan bumi. kuantitas yang kecil ini sangat vital bagi kehidupan, memainkan peran penting dalam fotosintesis tanaman, tetapi jumlah yang besar justru berbahaya. Radiasi Ultraviolet menyebabkan fluoresensi, contohnya ketika dihasilkan dalam tabung fluoresensim dan juga bermacam reaksi kimiawi, misalnya penyamakan kulit.

4. Cahaya Tampak
Gelombang elektromagnetik yang dapat tertangkap oleh mata manusia. Dihasilkan oleh matahari, tabung leuctan dan sembarang barang yang dipanaskan sampai bahan berpijar(pemancaran cahaya karena pemanasian ini disebut pijaran). gelombang ini menyebabkan perubahan kimiawi. misalnya pada film fotografi, dan panjang gelombang yang berbeda pada pita gelombang dilihat dalam bentuk warna yang berbeda-beda

5. Radiasi infrared
gelombang elektromagnet yang kebanyakan dihasilkan oleh benda panas dan karena itu merupakan gelombang yang sering mengakibatkan suhu naik. radiasi inframerah dapat digunakan untuk membentuk citra termal pada film khususnya yang peka terhadap inframerah, yang lebih banyak terpapari panas daripada cahaya

6. Gelombang Mikro
gelombang yang amat pendek yang digunakan pada RADAR (radio detection and ranging) untuk menentukan posisi benda dari waktu yang diperlukan gelombang untuk pergi dan kembali ke sumbernya, pemanfaatan gelombang mikro contohnya adalah mikrowave yang digunakan untuk memasak.

7. Gelombang Radio
Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan jika elektron-elektron bebas dalam antena radio dibuat berosilasi (dan karena itu dipercepat) oleh medan listrik, kenyataan bahwa frekuensi osilasi ditentukan oleh medan berarti bahwa gelombang terjadi dalam bentuk pancaran yang cenderung teratur daripada acak

Sumber: Corinne Stockley dkk, Kamus Fisika Bergambar, erlangga, Jakarta.

Seputar Tumbuhan (Jaringan Angkut)


BIDANG BIOLOGI
Jaringan Angkut

jaringan angkut pada tumbuhan itu terdiri dari xilem dan floem, fungsi dari xilem adalah sebagai jaringan pengangkut air, sementara floem berfungsi sebagai jaringan pengangkut makanan, xilem dan floem ini dibentuk oleh suatu sel yang sama, yaitu sel meristem.
Xilem terdiri dari beberapa bagian, yaitu trakeida, elemen pembuluh, serabut, dan sel parenkim. sel trakeida dewasa merupakan sel memanjang dengan dinding tebal, pada bagian dinding terdapat tempat yang tipis yang dapat dilalui air dengan mudah. elemen pembuluh sama halnya dengan trakeida, tetapi bagian ujungnya terdapat lubang ke arah vertikal, susunan elemen pembuluh disebut juga trakea. serabut merupakan sel yang memanjang dan berdinding tebal, berfungsi sebagai penguat jaringan. dan sel parenkim merupakan jaringan pengisi yang berfungsi sebagai penyimpan makanan.
Floem terdiri dari sel tapisan, sel pengiring, serabut dan sel parenkim. sel tapisan tersusun atas sel hidup yang tersusun vertikal yang berfungsi sebagai pengangkut bahan organik. sel tapisan dan sel pengiring tersusun atas sel meristem yang sama. sel meristem membelah secara longitudinal sehingga menghasilkan sel-sel dengan ukuran yang berbeda, sel berukuran lebih besar akan menjadi tapisan dan sel yang lebih kecil akan menjadi sel pengiring. sel pengiring akan menempel pada sel tapisan

demikian penjelasan seputar jaringan angkut pada tumbuhan, semoga bisa berbagi ilmu kembali di lain waktu

Sumber: Sri Mulyani E.S, Anatomi Tumbuhan, 2006, Kanisius, Yogyakarta.

Bagaimana sih CFC bisa merusak Ozon ?


BIDANG KIMIA

Bagaimana sih CFC bisa merusak Ozon ?

CFC (klorofluorokarbon) yaitu senyawa yang tersusun dari klorin, fluorin, dan karbon, CFC tidak banyak bereaksi bila di dekat bumi, namun bahan ini sangat lah inert (tidak aktif dan tidak reaktif), sebagian ilmuan percaya bahwa bahan ini bereaksi dengan ozon di atmosfer, kemudian membahayakan ozon di stratosfer, reaksinya terjadi dengan cara berikut:
1. Tipe klorofluorokarbon, CF2Cl2 bereaksi dengan radiasi ultraviolet dan akan membentuk atom klorin yang sangat reaktif.
CF2Cl2(g) + sinar UV -----> CF2Cl(g) + Cl(g)
2. atom klorin yang reaktif bereaksi dengan ozon di sratosfer dan menghasilkan molekul2 gas oksigen dan klorin oksida
Cl(g) + O3(g) ----> O2(g) + ClO(g)
ini adalah reaksi yang merusak ozon, jika reaksinya berhenti di sini, sebenarnya masalahnya hanya sedikit.
3. kemudian klorin oksida (ClO) dapat bereaksi dengan atom oksigen lainnya di stratosfer dan menghasilkan molekul oksigen dan atom klorin. molekul oksigen dan atom klorin yang baru terbentuk sekarang tersedia untuk memulai lagi proses perusakan ozon.
ClO(g) + O(g) ----> O2(g) + Cl(g)
jadi satu molekul CFC dapat memulai proses yang dapat merusak ozon.

bagaimana, berbahaya sekali kan satu molekul CFC bagi lingkungan ? maka dari itu mulailah untuk menyayangi lingkungan kita, jika bukan kita harus siapa lagi ?

sumber: Jhon T.Moore Ed. D, Kimia for dummies, 2007, Pakar Raya, Bandung.

Daftar Bahan-Bahan Kimia Berbahaya

Bidang Kimia

Secara umum seluruh bahan kimia yang tersedia di laboratorium adalah berbahaya, di samping manfaat yang besar pada penggunaannya. akan tetapi, selanjutnya secara khusus disebut berbahaya apabila bahan kimia tersebut memiliki salah satu atau beberapa sifat berikut: beracun, iritatif/korosit, mudah terbakar(flammable), eksplosif, oksidatif, reaktif terhadap air, udara atau bahan tertentu, radioaktif, dan bahan-bbahan yang disimpan dan/atau mengalami tekanan tinggi.
beberapa bahan kimia bersifat karsinogenik (baik yang diketahui ataupun yang diduga). beberapa bahan lain memiliki sifat teratogenik (memiliki pengaruh pada kehamilan yan gdapat merusak embrio, fetus atau kerusakan yang diturunkan). bajan kimia mutagenik yang memiliki akibat permanen dan dapat diturunkan secara genik
berikut bahan kimia yang bersifat karsinogenik :
Akrilonitril
2-asetilamin
4-aminobiofenil
arsen
asbestos
benzena
benzidin
N,N-bis(dikloroetil)-2-naftilamin(kloranafezin)
Bis-klorometil eter dan garam-garamnya dan klorometil eter (GR)
Klorambusil
Cr dan beberapa senyawa dari Krom
Emisil kokain dari oven
Siklofosfamid
1,2-dibromo-3-kloropropana(DBCP)
Dietilstilbestol(DES)
4-dimetilaminoazobenzena
Etilenimin
Melfalan
Metil Klorometil Eter
Gas mustard
Vinilklorid
torium dioksida
naftilamin
4-nitrosodimetilamin
tar dan minyak-minyak mineral (termasuk kreosol, shale, dan cutting oil)


Bahan-bahan yang diduga memiliki efek mutagenik atau teratogenik, seperti:
Anilin
Benzena
Karbondisulfida
Dimetil formamid (DMF)
Dimetil Sulfoksida(DMSO)
Estradiol
Senyawaan timbal
Mercury
Nitrous oxide
Nitrobenzena
Fenol
Bifenil terpoliklorinasi dan terpolibrominasi
Vinil klorida
Silena

Sumber :Didik Setiyo Widodo dkk, Kimia Analisis Kuantitatif, Graha ilmu, 2010, Yogyakarta.